Definisi Invoice dan Cara Membuat Invoice yang Benar di Excel

Pada artikel kali ini, akan diulas mengenai apa itu invoice. Kamu tentu sering menemui atau bahkan menggunakan invoice dalam keseharian. Jika masih asing dengan invoice, bagaimana dengan faktur?

Jika kamu telah mengenal faktur, maka secara tidak langsung kamu pun mengetahui apa itu invoice. Karena sejatinya invoice adalah faktur, hanya beda penyebutan saja dalam artian bahasa.

Tidak perlu membayangkan perusahaan besar ketika berbicara mengenai invoice. Ketika kamu melakukan order di toko online atau marketplace, sebelum diberikan nomor rekening pasti dari pihak marketplace akan memberikanmu invoice. Tentunya, ketika kita memiliki bisnis, kita pun akan terbiasa dengan invoice.

Sumber: https://dynamicbusiness.com.au/topics/finance/finance-cash-flow/turnbull-government-paying-60-of-its-small-business-invoices-within-20-days-report-shows.html

Definisi Invoice adalah

Supaya mudah dimengerti, invoice adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh perusahaan atas suatu transaksi yang terjadi. Transaksi ini biasanya merupakan transaksi kredit, dimana perusahaan memberikan sejumlah produk kepada pembeli berdasarkan pesanan. Namun, pembayaran belum diterima oleh pembeli.

Di dalam invoice terdapat tempo waktu pembayaran yang harus dilakukan oleh pembeli. Biasanya, tempo waktu pembayaran selama 30 hari setelah transaksi dilakukan. Karena itulah, invoice adalah dokumen yang sangat penting. Dimana memiliki beberapa fungsi baik bagi pihak perusahaan maupun pihak pembeli. Selengkapnya mengenai fungsi invoice akan dijabarkan dalam sub bab di bawah ini.

Fungsi dari Invoice adalah

Satu dokumen beragam fungsi, mungkin itulah kalimat yang dapat menggambarkan invoice. Fungsi utama dari invoice adalah sebagai bukti data atas barang atau jasa yang telah dibeli oleh pelanggan. Dimana invoice berfungsi juga sebagai bukti penagihan dari perusahaan kepada pembeli apabila telah jatuh waktu tempo pembayaran namun invoice belum dibayarkan.

Fungsi lain dari invoice adalah sebagai rujukan yang sah jika barang yang tertera di dalam invoice akan dijual kembali. Juga sebagai rujukan yang sah jika terjadi kesalahan dalam pengiriman, misalnya barang salah kirim atau total tagihan yang tidak sesuai.

Lebih luas lagi, fungsi dari invoice adalah sebagai referensi bagi bagian keuangan untuk melakukan pembukuan. Supaya tepat dan akurat.

Cara Membuat Invoice adalah

Sumber: http://bazar.balzer-photography.com/make-invoice-in-excel/

Dalam dunia bisnis modern, pembuatan invoice dalam dilakukan dengan berbagai macam cara. Bisa dengan software, manual, bahkan dengan Microsoft Excel pun bisa. Dan jika ingin mudah, invoice dapat dibuat dengan Excel. Yang terpenting, di dalam invoice memuat informasi – informasi penting berupa data – data dari transaksi jual beli tersebut.

Untuk membuat invoice dengan Excel, hal yang diperlukan adalah menyiapkan kolom – kolom invoice. Serta bagian untuk kepala dokumen yang memuat identitas penjual dan pembeli.

Setelah kolom siap, langkah selanjutnya adalah membuat invoice yang terdiri dari unsur – unsur berikut ini:

  1. Data perusahaan penjual, yang terdiri dari nama perusahaan, alamat, serta kontak perusahaan.
  2. Nomor invoiceatau purchase order.
  3. Nomor pengiriman, atau biasa dikenal sebagai delivery order.
  4. Data pembeli, yang juga harus lengkap meliputi nama, alamat, serta kontak dari pembeli.
  5. Daftar produk berupa barang atau jasa yang dibeli. Dimana di kolom sebarisnya juga ditulis harga tiap produk yang dibeli.
  6. Tanggal pembuatan invoice.
  7. Metode pembayaran, misalnya membayar melalui rekening maka juga dicantumkan nomor rekening.
  8. Waktu pembayaran, yang memuat kapan tagihan harus dibayarkan oleh pembeli kepada penjual.

Sampai di sini, tentu sudah semakin paham mengenai definisi invoice serta cara membuat invoice yang benar di Excel.

Leave a Comment